Minapoli
Digitalisasi Bahan Alam Laut Indonesia
Mas

Digitalisasi Bahan Alam Laut Indonesia

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan\r\ndigitalisasi bahan alam laut Indonesia. Hal ini ditandai dengan diluncurkan\r\nAplikasi ‘Inamarin: Inventori Bahan Alam Laut Indonesia’ yang...


Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan\r\ndigitalisasi bahan alam laut Indonesia. Hal ini ditandai dengan diluncurkan\r\nAplikasi ‘Inamarin: Inventori Bahan Alam Laut Indonesia’ yang dilakukan Badan\r\nRiset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Selasa (3/12).

Aplikasi ini berupa gudang data/inventori bahan alam laut\r\nyang ada di Indonesia. Selain dalam bentuk aplikasi, Inamarin juga dicetak\r\ndalam bentuk buku.

“Ini adalah kelebihan konsepsi bergerak di era digital. Kita\r\ntidak perlu mengirimkan tim survei tapi kita punya pasukan di seluruh\r\nIndonesia. Perlu kita laporkan, kita memiliki 5.000 penyuluh, 600 peneliti,\r\n8.000 siswa perikanan dari 14 Politeknik KP (Kelautan dan Perikanan) yang\r\ntersebar di seluruh Indonesia,” ujar Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia\r\nKelautan dan Perikanan (BRSDM) Sjarief Widjaja.

Inamarin merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Balai\r\nBesar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan\r\n(BBRP2BKP), satuan kerja BRSDM.

Melalui aplikasi Inamarin, peneliti, akademisi, dan semua\r\npemangku kepentingan dapat mengakses data ke lebih dari 800 senyawa, 435\r\nspecies, 320 artikel dari 6 komoditas utama bahan alam laut Indonesia. Antara\r\nlain, invertebrata (seperti spons, karang, moluska, teripang, dan tunikata),\r\nmikroorganisme (seperti bakteri dan kapang laut), ikan, rumput laut, mikroalga,\r\ndan mangrove.

Sjarief mendorong seluruh peneliti lingkup BRSDM dapat\r\nmeningkatkan taraf hasil riset pada tahap implementasi, khususnya di beberapa\r\nDesa Inovasi sehingga memberikan dampak yang semakin nyata dalam pembangunan\r\nSDM Kelautan dan Perikanan.


Sumber: DARILAUT.ID


Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan