Panduan Biosecurity untuk Tambak Udang

| Sun, 23 Nov 2025 - 23:02

Hingga kini, penyakit masih menjadi salah satu penyebab kerugian pada budidaya udang di Indonesia. Oleh karena itu, biosecurity merupakan pilar penting dalam keberhasilan budidaya udang. 


Tanpa penerapan manajemen biosecurity tambak yang konsisten, udang akan sangat rentan terhadap serangan penyakit.


Artikel ini akan membahas secara rinci apa itu biosecurity tambak udang, manajemen biosecurity pada berbagai aspek teknis budidaya, serta langkah mitigasi darurat.


Apa itu Biosecurity Tambak Udang?

Pengertian biosecurity tambak udang adalah rangkaian usaha pencegahan agar penyakit tidak masuk, berkembang, dan menyebar di tambak. 


Dalam budidaya udang, penyakit bisa masuk melalui berbagai jalur: seperti hama pembawa bibit penyakit, air pasok yang tidak steril, benur yang terkontaminasi, pakan terkontaminasi, atau bahkan peralatan yang tidak steril.



Sumber: CV Pradipta Paramita


Oleh karena itu, langkah dan protokol biosecurity tambak perlu diterapkan pada setiap aspek teknis budidaya.


Upaya biosecurity tambak perlu diterapkan dan dimonitoring sedetail mungkin karena langkah kuratif pada penyakit udang di lapangan cenderung lebih susah untuk dilakukan.


Konsep biosecurity tambak udang yang dilakukan pada berbagai aspek budidaya meliputi:

- Sanitasi

- Desinfeksi

- Monitoring

- Screening

- Mitigasi


Manajemen Biosecurity Tambak Udang

Penerapan manajemen biosecurity tambak udang dilakukan melalui serangkaian langkah pada berbagai aspek teknis budidaya. Berikut merupakan penjelasannya.


Persiapan Tambak Udang

Langkah biosecurity tambak udang pada tahap ini sangat dominan karena mempersiapkan tambak sebagai wadah budidaya yang steril dan bebas dari patogen. Detailnya yaitu:


Filtrasi Air Pasok

Sebelum air dialirkan ke dalam tambak, pastikan air yang diambil dari sumber serta air yang dialirkan dari tandon ke tambak telah melalui proses filtrasi. Proses filtrasi berfungsi sebagai filter fisika untuk mencegah hama dan kotoran masuk ke tambak.


Desinfeksi Air Tandon

Tandon adalah salah satu unit yang penting dalam tambak udang. Tandon berfungsi sebagai lokasi sterilisasi air yang diambil dari sumber, sebelum siap untuk dialirkan ke tambak.


Sterilisasi Tambak Udang

Proses sterilisasi tambak udang melibatkan desinfeksi tambak, air tambak, serta peralatan untuk memastikan bibit-bibit patogen telah mati dan tidak akan menginfeksi udang yang akan dibudidaya. 


Pembasmian dan Pencegahan Hama

Umumnya, proses pembasmian dan pencegahan hama dilakukan bersama dengan sterilisasi tambak. Hama berupa kepiting, keong, dan burung dapat menjadi vektor penyakit, atau bahkan menjadi predator udang.


Seiring perkembangan zaman, teknologi Ultraviolet (UV) filter kini juga dapat digunakan dalam proses filtrasi dan sterilisasi untuk membasmi patogen.


Baca juga: Mengenal Berbagai Sertifikasi Tambak Udang


Manajemen Benur

Kualitas benur adalah variabel krusial yang mempengaruhi keberhasilan tambak udang. Aspek biosecurity tambak udang pada manajemen benur berperan dalam memastikan kualitas benur unggul dan sesuai kondisi di lapangan.


Pemilihan Genetik

Perkembangan ilmu pemuliaan telah menyediakan benur dengan berbagai spesifikasi genetik sesuai dengan kebutuhan petambak. Sifat genetik benur umumnya terbagi menjadi cepat tumbuh, tahan penyakit, dan balanced. Pastikan jenis benur yang dipilih sesuai dengan kondisi riil di tambak.


Perhatikan Ciri-ciri Benur yang Bagus dan Berkualitas Berikut Ini


Benur Bebas Penyakit

Benur dari hatchery yang berkualitas umumnya memiliki sertifikat berupa Specific Pathogen Free (SPF) yang menyatakan bahwa benur tersebut tidak membawa atau mengandung benih patogen.


Penebaran Benur Steril

Benur yang datang hingga sampai pada proses tebar harus dipastikan steril dan tidak terkontaminasi oleh patogen.


Manajemen Kualitas Air

Air sebagai media budidaya bagaikan “rumah” bagi udang. Jika rumahnya tidak terjaga, maka penyebaran penyakit pun akan lebih mudah terjadi.


Monitoring Kualitas Air Rutin

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan kualitas air tetap berada pada rentang toleransi udang. Data dari monitoring ini juga dapat menjadi acuan data untuk pengambilan keputusan ke depannya.



Sumber: All Fish News


Pemberian Probiotik

Probiotik dapat digunakan untuk menyeimbangkan ekosistem tambak dan menekan kelimpahan patogen yang ada di air.

 

Manajemen Pakan

Pakan bisa jadi malah mengandung sumber penyakit jika tidak dikelola dengan baik.


Penyimpanan Pakan

Metode penyimpanan pakan harus dikelola agar pakan tidak berjamur atau bahkan terkontaminasi bibit penyakit.


Fermentasi Pakan

Bagi beberapa petambak, fermentasi pakan kerap menjadi pilihan apabila pakan yang digunakan tidak sepenuhnya berasal dari pabrikan. Metode fermentasi ini harus dijaga agar tetap steril.


Pengelolaan Lumpur Tambak

Lumpur yang berada di dasar tambak merupakan sumber bahan organik yang dapat menjadi biang penyakit apabila tidak dikelola dengan baik.


Manajemen Sipon

Langkah paling cepat untuk mengelola lumpur dasar adalah dengan membuangnya, sekaligus mengganti air.


Cek Kandungan Lumpur Dasar

Monitoring dapat menjadi pilihan untuk mengontrol kemungkinan adanya patogen di dalam tambak serta kelimpahannya. Data ini dapat menjadi acuan bahkan untuk siklus-siklus selanjutnya.


Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL)

Selain untuk menjaga ekosistem sekitar, IPAL juga berfungsi untuk mencegah patogen yang terkandung selama masa budidaya tidak terbuang kembali ke lautan. Hal ini diperlukan untuk mengurangi peredaran patogen di sumber air, yang akan digunakan kembali saat siklus selanjutnya. Hal ini juga perlu ditekankan bagi tambak yang berada di dekat komplek tambak lainnya.


Baca juga: 3 Aspek Utama dalam Budidaya Udang yang Berkelanjutan


Monitoring Kesehatan Udang

Aspek ini menjadi parameter utama yang perlu diawasi dengan detail sebagai langkah pencegahan penyakit udang.


Sampling Rutin

Kesehatan udang perlu dicek secara berkala untuk memastikan skala penyebaran penyakit yang terjadi di tambak. Hasil dari sampling rutin ini diperlukan untuk mengambil tindakan agar budidaya lancar.


Cek Kelimpahan Patogen

Serupa dengan lumpur dasar, hasil dari kelimpahan patogen dari sampel air juga dapat menjadi data pendukung untuk pengambilan keputusan, termasuk keputusan pemberian probiotik atau bahan lainnya.


Pemberian Imunostimulan

Pencegahan penyakit udang dapat dilakukan dengan pemberian produk seperti vitamin dan feed additive dianjurkan untuk diberikan pada udang agar imunitas udang tetap kuat.


Sterilisasi Peralatan dan Aksesoris Pekerja

Lalu lintas pekerja serta peralatan yang digunakannya perlu diatur dan didesinfeksi rutin agar tidak menjadi vektor penyakit. Sebaiknya, peralatan yang digunakan tidak bercampur antara petak satu dengan yang lainnya.


Langkah Mitigasi Darurat

Dalam budidaya, keadaan darurat bisa terjadi ketika terjadi kematian udang massal dalam waktu singkat. Pada situasi ini, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengidentifikasi penyebab kematian. 


Analisis dilakukan melalui pengujian sampel udang, pengecekan kualitas air, serta melihat riwayat data monitoring kesehatan dan lingkungan.


Jika kematian disebabkan oleh penyakit, maka aspek biosecurity tambak udang harus difokuskan pada pencegahan penyebaran. 


Mitigasi yang umum dilakukan meliputi pemberian probiotik untuk menekan populasi patogen, desinfeksi air atau area tambak, hingga pemberian vitamin serta feed additive untuk meningkatkan daya tahan tubuh udang. 


Sterilisasi peralatan dan intensifikasi prosedur sanitasi menjadi keharusan agar penyakit tidak menyebar ke petakan lain.


Dalam kasus tertentu, protokol juga mengatur pembuangan udang mati agar tidak menjadi sumber infeksi ulang. Udang mati dikumpulkan, dimasukkan ke wadah berisi desinfektan, lalu dimusnahkan melalui pembakaran atau penguburan. 


Manajemen biosecurity tambak udang dalam kondisi darurat seperti ini menjadi penentu penyakit bisa dikendalikan atau justru meluas.


Gambar: ISW



Artikel lainnya

Udang 

Penggunaan dan Manfaat Azomite untuk Tambak Udang

Minapoli

365 hari lalu

  • verified icon2145
Udang 

Campuran Ekstrak Lengkuas Merah pada Pakan Untuk Atasi White Feces Disease

Indah Sari Windu (ISW)

1760 hari lalu

  • verified icon4706
Udang 

In Short, Cut or Not Cut the Broodstock Eyes?

Minapoli

1613 hari lalu

  • verified icon4118