• Home
  • Infomina
  • Tata Cara Lengkap Sterilisasi Air Tambak Udang

Tata Cara Lengkap Sterilisasi Air Tambak Udang

| Wed, 04 Feb 2026 - 10:17

Sterilisasi air tambak udang adalah proses pembasmian patogen pada air sebagai media budidaya. Proses ini wajib dilakukan sebelum memulai siklus budidaya udang untuk mencegah udang terserang penyakit.


Penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan kematian massal, seperti Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND), dapat muncul dan menyerang ketika proses sterilisasi air tidak dilakukan dengan benar.


Artikel ini akan membahas pentingnya sterilisasi air tambak udang serta tata cara lengkap penerapannya.


Tujuan Sterilisasi Air Tambak Udang

Tujuan dari sterilisasi air tambak udang ini adalah memastikan air yang digunakan untuk membudidayakan udang bersih dari sumber penyakit.



Gambar: Tanilogic


Air laut yang berbagai kandungan virus dan bakteri patogen yang beresiko menimbulkan kegagalan budidaya jika langsung dialirkan menuju tambak dan dipakai untuk budidaya.


Sebagai contoh, bakteri Vibrio sp., penyebab penyakit vibriosis dan AHPND merupakan bakteri yang umum ditemukan pada lingkungan air payau atau estuaria.


Terdapat juga banyak biota akuatik yang dapat menjadi vektor penyakit bagi udang, seperti kerang dan kepiting liar.


Venkateswarlu et al. (2019) telah meneliti tentang prevalensi kejadian penyakit udang pada berbagai wilayah di India. Studi tersebut menyebutkan bahwa kurangnya biosekuriti tambak, termasuk memompa air tanpa filtrasi dan sterilisasi, menjadi faktor utama udang terserang penyakit White Spot Syndrome Virus (WSSV).


Cara Deteksi Sumber Patogen yang Tempat di Tambak Udang


Tata Cara Sterilisasi Air Tambak Udang

Proses sterilisasi air ini termasuk dalam langkah persiapan tambak udang. Secara garis besar, langkah sterilisasi air tambak udang terdiri dari:

- Pembersihan wadah

- Prefiltrasi air pasok

- Sterilisasi air tambak udang

- Penurunan dosis desinfektan

- Pengujian air budidaya


Pembersihan Wadah

Tahap ini dilakukan pada tambak yang ingin digunakan untuk memulai siklus budidaya udang kembali. Tujuannya adalah untuk menghilangkan lumpur dan hewan yang menempel dari budidaya yang dihasilkan siklus sebelumnya. 


Pembersihan ini umumnya dilakukan dengan:

- Menyemprotkan air dengan tekanan tinggi untuk mendorong lumpur menuju outlet tambak. Lumpur tersebut merupakan limbah dari budidaya udang yang terakumulasi di dasar tambak dan menjadi tempat berkumpulnya patogen.

- Hewan yang menempel pada dasar tambak, seperti teritip, dapat dilepaskan menggunakan bilah besi.


Baca juga: Tata Cara Lengkap Biosecurity Tambak Udang


Prefiltrasi Air Pasok

Setelah pembersihan, air dari laut mulai dialirkan ke dalam tambak melalui saluran dengan prefiltrasi.




Prefiltrasi ini bertujuan untuk mencegah masuknya hama atau padatan yang tidak diinginkan. Filter yang digunakan umumnya berukuran 200-300 mikron.


Filter sebaiknya dibersihkan secara rutin agar padatan menyangkut tidak mengerak atau menjadi biofilm.


Sterilisasi Air Tambak Udang

Proses utama ini menggunakan bahan desinfektan sebagai komponen utama. Desinfektan yang umum digunakan yaitu:

- Kaporit atau trichloroisocyanuric acid (TCCA)

- KMnO4

- Natrium hipoklorit

- Saponin

- dan merek desinfektan komersial lainnya.


Dalam hal ini, saponin lebih ditujukan untuk membasmi hama yang dapat memangsa udang, seperti ikan-ikan kecil 


Dosis kaporit yang digunakan untuk sterilisasi air tambak udang umumnya berkisar antara 20-60 ppm.


Penurunan Dosis Desinfektan

Selama durasi sterilisasi, aerasi harus dinyalakan secara penuh untuk membantu proses penguapan bahan desinfektan.


Dosis klorin juga dapat dinetralkan menggunakan natrium tiosulfat. Natrium tiosulfat diberikan dengan takaran 3 kali sisa dosis klorin pada tambak. Proses ini dapat diulangi beberapa kali selama 24 jam untuk memastikan tidak ada residu klorin yang tersisa. 


Pengujian Air untuk Budidaya

Tahap terakhir yaitu pengujian bio assay untuk mengukur keamanan air yang telah disterilisasi untuk digunakan dalam proses budidaya.


Cara bio assay yang umum dilakukan adalah meletakkan air budidaya dalam wadah berukuran minimal 0,5 liter, lalu meletakkan benur di dalamnya. Aplikasikan aerasi penuh pada wadah. Jumlah benur yang diletakkan disarankan kelipatan 10 untuk mempermudah perhitungan. 


Benur diamati selama 24 jam, lalu hitung benur yang hidup. Jika Survival Rate (SR) lebih dari 95%, maka residu desinfektan bisa dinyatakan aman dan benur siap ditebar.


Apakah Air Hasil Sterilisasi Sudah Bebas dari Patogen?

Sterilisasi air tambak udang adalah tahapan krusial, namun perlu dipahami bahwa proses ini di lapangan belum tentu terlaksana dengan sempurna. Pada kondisi tertentu, keberadaan mikroorganisme patogen masih dapat terjadi meskipun sterilisasi telah dilakukan sesuai prosedur.


Hal ini membuat proses verifikasi kandungan patogen di dalam air tambak udang menjadi penting untuk memastikan kelancaran budidaya udang selanjutnya.


Pemeriksaan kandungan mikroorganisme yang terdapat pada air tambak secara menyeluruh dan terukur membantu memastikan bahwa air tambak telah berada pada kondisi optimal untuk mendukung pertumbuhan udang secara sehat. 


Baca juga: Laboratorium Berkualitas untuk Cek Penyakit Udang


Pastikan Air Budidaya Aman bersama CeKolam

CeKolam merupakan pionir penyedia layanan deteksi penyakit udang, sekaligus menyediakan beragam layanan pendukung untuk meningkatkan performa budidaya udang.


Salah satunya adalah AquaCheck, layanan untuk mengecek kandungan mikroorganisme di dalam air tambak secara komprehensif yang dibekali dengan teknologi terkini Next-Generation Sequencing (NGS).




Layanan AquaCheck dari CeKolam membantu para petambak udang untuk memastikan proses sterilisasi telah berjalan dengan benar serta mengantisipasi munculnya penyakit yang berpotensi merugikan.


Bersama CeKolam, proses budidaya udang dapat lebih terkontrol serta mendukung hasil yang optimal.


Kunjungi Layanan CeKolam di sini



Sumber:

Prevalence of disease problems affecting shrimp (Litopenaeus vannamei) farming in Andhra Pradesh, India (2019)



Gambar:

Youtube Aab Vaname



Artikel lainnya

Udang 

Bangun Pertambakan Ramah Iklim

Trobos Aqua

1634 hari lalu

  • verified icon3901
Udang 

Komposisi dan Cara Membuat Pakan Udang Vaname

Minapoli

293 hari lalu

  • verified icon2673
Udang 

KKP Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Penyakit EMS

DJPB KKP

2438 hari lalu

  • verified icon4438
Udang 

Kenali Penyakit EHP, Cara Pencegahan dan Pengobatan

FisTx Indonesia

485 hari lalu

  • verified icon2517