Mengenal Fungsi Hatchery Udang Vaname

| Sat, 29 Mar 2025 - 19:51


Dalam budidaya udang, hatchery memegang peran krusial sebagai penyedia benih sebagai salah satu input budidaya paling utama.


Tanpa hatchery yang andal, proses pembesaran udang di tambak akan terhambat karena ketersediaan benih udang yang terbatas baik dari segi jumlah maupun kualitas.


Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar global, industri budidaya udang terus berupaya meningkatkan produktivitas. Ini berarti kebutuhan benih udang dari hatchery udang vaname diproyeksikan akan terus meningkat.


Bagi petambak atau individu yang ingin bergelut pada budidaya udang, pemahaman mengenai hatchery udang vaname sangat penting untuk diketahui.


Artikel ini akan menjelaskan mengenai fungsi dan peran hatchery udang vaname sekaligus aspek hatchery yang berkualitas. 


Apa Itu Hatchery Udang Vaname?

Hatchery udang vaname adalah unit usaha yang memproduksi benih udang (benur) untuk menyuplai kebutuhan benih untuk dibudidayakan dalam segmen pembesaran.


Produksi benur tersebut dilaksanakan dengan memijahkan indukan udang dan kemudian memelihara benur yang dihasilkan hingga memasuki usia panen untuk dipindahkan ke tambak.


Peran hatchery sangat vital dalam rantai produksi udang di Indonesia karena produksi benur yang berkualitas adalah salah satu penentu keberhasilan budidaya udang.


Hatchery yang memiliki kredibilitas tinggi mampu menghasilkan benur yang memiliki daya tahan tinggi terhadap penyakit dan pertumbuhan yang optimal, sehingga berkontribusi langsung pada produktivitas tambak udang.


Unit & Fasilitas Hatchery

Untuk memproduksi benur secara berkualitas, hatchery umumnya memiliki unit-unit berikut ini untuk mendukung proses pembenihan.


Unit Pemeliharaan Induk

Lokasi untuk melakukan pemeliharaan induk udang vaname yang akan digunakan dalam proses pemijahan. Beberapa aspek teknis yang dilakukan di unit ini adalah seleksi induk, manajemen pakan induk, dan teknik ablasi.  


Luaran dari unit ini adalah membuat indukan udang dapat cepat matang gonad dan berfekunditas tinggi.


Unit Kultur Pakan Alami

Unit untuk membudidayakan pakan alami seperti fitoplankton dan artemia yang akan diberikan pada larva. Pakan alami ini sangat penting untuk memastikan asupan gizi benur dapat terpenuhi hingga masa panen.


Unit Pemijahan dan Penetasan

Lokasi pengawinan induk udang untuk kemudian telurnya ditetaskan lebih lanjut menjadi benur. Proses ini harus diawasi ketat untuk memastikan tingkat penetasan yang tinggi.


Unit Pemeliharaan Larva Udang:

Setelah ditetaskan, larva kemudian dipelihara hingga memasuki usia siap panen atau Post Larva (PL). Unit ini memiliki jadwal pemberian makan dan pengendalian kualitas air yang ketat untuk menyukseskan perkembangan larva.


Unit Laboratorium

Unit pendukung yang sangat penting untuk melakukan monitoring kesehatan dan penyakit udang. Unit ini diupayakan memiliki fasilitas pengecekan penyakit pada berbagai level, seperti alat uji PCR, histopatologi, dan kultur bakteri.


Unit Pendukung Lainnya

Beberapa unit pendukung lainnya meliputi ruang karantina, ruang penyimpanan pakan, fasilitasi sterilisasi pakan hidup, fasilitas pengemasan benur, dan mess karyawan. 


Aspek Hatchery yang Berkualitas

Sebagai petambak, memilih hatchery sebagai penyuplai benur harus didasarkan pada beberapa aspek. Berikut ini aspek yang menandakan hatchery memiliki kredibilitas dan kompetensi untuk memproduksi benur berkualitas.


Memiliki Sertifikat Benur

Hatchery yang kredibel memiliki sertifikat yang menyatakan benur memiliki ketahanan penyakit, seperti Specific Pathogen Free (SPF) dan Specific Pathogen Resistant (SPR).


Sertifikasi ini menjamin bahwa benur yang dihasilkan bebas dari penyakit dan memenuhi standar kualitas tertentu, sehingga aman dan siap untuk dibesarkan di tambak.


Memiliki Sertifikat CPIB

CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik) adalah sertifikasi yang memastikan hatchery menerapkan praktik pembenihan yang sesuai dengan standar nasional. Hatchery bersertifikasi CPIB berarti telah memenuhi aspek teknis, manajemen, dan sanitasi yang mendukung produksi benur berkualitas tinggi.


Biosecurity Ketat

Sistem biosecurity yang baik sangat penting untuk menjaga lingkungan hatchery tetap bersih dan bebas patogen. Ini mencakup sterilisasi air, penggunaan peralatan khusus, hingga pembatasan akses ke area hatchery agar benur tetap sehat dan tumbuh optimal.


Fasilitas Memadai

Hatchery berkualitas harus didukung fasilitas yang memadai seperti yang telah disebutkan di atas. Fasilitas ini membantu memastikan proses pembenihan berjalan lancar dan menghasilkan benur dalam kondisi terbaik.


Alur Pembenihan Udang

Proses pembenihan di hatchery udang vaname memiliki berbagai versi standar prosedur. Akan tetapi, garis besar tahap pembenihan udang adalah berikut ini.


Pemilihan dan pemeliharaan induk

Teknik ablasi

Pemijahan

Penetasan telur

Pemeliharaan benur

Pemanenan benur


Dengan pemahaman mendalam mengenai hatchery udang vaname, pembudidaya dapat memastikan bahwa benur yang digunakan berasal dari sumber yang kredibel dan berkualitas, yang pada akhirnya mendukung hasil panen yang optimal dan berkelanjutan.


Artikel lainnya

Udang 

Masa Panen Tambak Udang serta Tata Caranya

Minapoli

179 hari lalu

  • verified icon1010
Udang 

Found a Way to Improve Water Quality and Shrimp Yield

Minapoli

1175 hari lalu

  • verified icon2357